uraian hasil pengamatan jenis flora fauna alam benda

Mulailahberlatih dari bentuk flora, fauna, dan benda buatan manusia yang paling sederhana dan bisa digambar. 1. Teknik Menggambar Flora Menggambarflora (tumbuh-tumbuhan)dapatmemberikan pemahaman tentang keanekaragaman, keindahan, dan keunikan objek flora yang ada di lingkungan sekitar. Flora memiliki banyak jenis dan bentuknya. uraikanminimal 3 contoh kebudayaan yang ada di lingkungan sekitar kalian jelaskan pengertian menggambar Apa uraian hasil pengamatan dari Flora (bunga matahari, pohon, pohon pisang) fauna (ikan, cacing, kupu-kupu) alam benda (tv, remot, kulkas) jelaskan j Mann Sucht Kontakt Zu Anderen Frauen. Menggambar adalah aktivitas kreatif untuk membentuk imaji/gambar dengan menyampaikan gagasan, ide, serta simbol sebagai salah satu bentuk ekspresi menggunakan berbagai teknik dan alat gambar yang beranekaragam. Orang yang menggambar disebut juru gambar/penggambar, yang menjadi salah satu bagian pekerjaan dari perupa. Secara fisik menggambar hanyalah memainkan alat gambar untuk mengungkapkan imaji yang ada di pikiran, baik imaji meniru atau murni. Menggambar dikenal sebelum manusia mengenal tulisan/jaman prasejarah, jadi menggambar merupakan bahasa universal. Menurut Kamus Besara Bahasa Indonesia menggambar diambil dari kata “gambar” yang berarti tiruan barang yang dibuat dengan coretan pensil/alat pada kertas/bahan Flora berasal dari bahasa Latin “Flora” yang artinya alam tumbuhan yang menyangkut semua aspek mengenai jenis tumbuhan dan tanaman. Bagian dari tumbuhan/tanaman adalah akar, ranting, daun, buah, bunga, batang, benang sari, putik. Fauna berasal dari bahasa Latin yang berarti alam hewan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia pengertian fauna adalah keseluruhan kehidupan hewan, suatu habitat, daerah, atau strata geologi tertentu atau juga dapat berarti dunia hewan. Jenis hewan dapat tumbuh dan berkembang di daratan, perairan. Fauna juga dibedakan berdasarkan ukuran tubuh, bentuk tubuh, cara hidup, cara berkembangbiak, jenis makanan dan tempat hidup yang berbeda sesuai dengan jenis dan cara beradaptasi dengan lingkungannya. Alam benda berasal dari bahasa Inggris “still life”, yang berarti menggambar secara langsung suatu benda diam yang sengaja disusun untuk keperluan tertentu. Awalnya gambar alam benda hanya sebagai pendukung dari sebuah tema lukisan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan gambar alam benda a. Memilih dan menyusun benda dengan menentukan sudut pandang terbaik b. Mentransformaikan bentuk tiga dimensi ke atas bidang dua dimensi dengan unsur garis c. Penerapan prinsip perspektif d. Mentransformasikan karakter benda yang digambar karakter keras, lunak, liat dan pejal e. Ada objek gambar alam benda yaitu objek buatan manusia dan objek alami Dalam proses menggambar harus memperhatikan unsur dan prinsip seni rupa Titik adalah unsur terkecil dan sederhana. Dari unsur titik akan dapat dikembangkan menjadi unsur yang lain. Garis adalah pertemuan dari titik atau titik yang saling berhimpitan. Jenis garis berdasar proses membuatnya dibedakan menjadi 2 yaitu garis nyata suatu goresan yang sengaja dibuat, dan garis semu batas suatu benda/sudut, ruang/sudut, warna/rangkaian warna. Adapun jenis garis berdasarkan wujudnya adalah No Jenis Wujud 1. Lurus Vertikal Horisontal Diagonal 2. Lengkung Cekung Cembung 3. Patah/Zigzag 4. Spiral Bidang adalah pertemuan antar garis. Jenis bidang dibedakan menjadi 2 yaitu No Jenis Wujud 1. Geometris Dapat diukur, berupa bangun datar 2. Non-geometris Tidak dapat diukur dan berbentuk tidak teratur Bentuk adalah pertemuan antar bidang yang membentuk ruang/volume. Jenis bentuk ada 2 yaitu No Jenis Wujud 1. Geometris Dapat diukur, berupa bangun ruang 2. Non-geometris Tidak bapat diukur berupa bentuk bebas Tekstur adalah nilai raba permukaan suatu benda kasar/halusnya permukaan benda. Jenis tekstur ada 2 yaitu No Jenis Uraian 1. Nyata Benda yang disentuh dengan yang dirasakan indera peraba kondisinya sama batu bata disentuh terasa kasar, kaca disentuh terasa halus 2. Semu Benda yang disentuh dengan yang dirasakan indera peraba kondisinya tidak sama gambar batu bata pada kertas terlihat kasar tetapi kertas yang ada gambar batu batanya diraba terasa halus Gelap terang memunculkan kesan tiga dimensi dari gambar dua dimensi dengan memanfaatkan bagian terang dan bagian bayangan, atau warna muda dan warna tua. Benda yang terkena cahaya akan terlihat terang/warna muda, dan benda yang tidak terkena cahaya akan terlihat gelap/warna tua Warna adalah pantulan cahaya terhadap benda yang memiliki pigmen tertentu. Warna yang digoreskan mampu menimbulkan kesan objek yang beranekaragam. Warna dibedakan menjadi 3 yaitu No Jenis Uraian 1. Primer Pokok MERAH M, KUNING K, BIRU B 2. Sekunder Turunan dari warna primer 2 warna primer yang dicampur ORANGE K + M, UNGU M + B, HIJAU K + B 3. Tertier Turunan dari warna sekunder 2 warna sekunder yang dicampur Tertier BIRU U + H, Tertier MERAH O + U, Tertier Kuning H + O Pada warna terdapat perpaduan warna yaitu No Jenis Uraian Contoh 1. Monokromatis perpaduan warna dalam satu jenis keluarga warna BIRU muda dengan BIRU tua HIJAU muda dengan HIJAU tua 2. Amalogus perpaduan warna yang saling berdekatan K - H - B K - O - M 3. Komplementer Perpaduan warna yang berlawanan/ berkebalikan K >< H Ketentuan yang dipedomani dalam menghasilkan gambar. Kesatuan adalah unsur yang ada dalam seni rupa saling berhubungan satu sama lain dan tidak dapat berdiri sendiri Keseimbangan adalah kesamaan bobot dari unsur – unsur yang ada. Jenis keseimbangan ada 4 yaitu No Jenis Wujud 1. Simetris 2. Asimetris 3. Diagonal 4. Terpusat Keselarasan adalah hubunagn kedekatan unsur yang berbeda, baik rupa, bentuk maupun warna, dengan tujuan untuk menciptakan sebuah keselarasan dalam menghasilkan karya seni. Perspekstif adalah kesan jauh dekat benda pada gambar dua dimensi yang menimbulkan kesan tiga dimensi. Benda jauh terlihat kecil dan benda dekat terlihat besar Proporsi adalah kesebandingan bagian satu dengan bagian lainnya sehingga terlihat selaras dan nyaman dilihat, hubungan dengan besar kecil, tinggi rendah, jauh dekat, luas sempit pada hasil karya seni. Irama sebagai prinsip seni rupa yang berarti pengulangan satu atau lebih unsur secara teratur dan terus menerus sehingga mempunyai kesan bergerak pengulangan susunan garis/bentuk/variasi warna Komposisi adalah prinsip menyusun unsur rupa dengan mengatur dan mengorganisasikan menjadi sebuah susunan yang teratur, serasi dan estetis. Pusat perhatian adalah penerapan salah satu objek yang lebih ditonjolkan menjadi inti karya seni dibandingkan objek yang lain. Cara yang digunakan dalam penggunaan alat dan bahan dalam menggambar. Dengan menggunakan garis sejajar atau menyilang secara berulang untuk menimbulkan gelap terang sehingga terkesan tiga dimensi. Goresan yang mempunyai kerapatan garis-garis memberikan kesan gelap dan sebaliknya Menggunakan garis lengkung maupun garis lurus. Menutup objek gambar dengan satu warna, sehingga muncul objek siluet. Blok ada 2 jenis yaitu No Jenis Uraian Wujud 1. Positif Memberikan warna/blok pada objek 2. Negatif Memberikan warna/blok di sekeliling objek Dengan cara menggosok sehingga menimbulkan kesan gelap terang atau tebal tipis. Alat bantu yang digunakan untuk menggosok dapat menggunakan kapas, jari tangan, atau kertas Menggunakan titik-titik sehingga membentuk suatu objek yang sederhana tetapi cukup menarik. Menggunakan bahan berupa cat dengan campuran air media basah, sehingga menghasilkan warna transparan g. Plakat Menggunakan sapuan warna cat yang tebal. D. Media Alat dan Bahan Menggambar Kertas dengan permukaan kasar akan lebih mudah digunakan dikarenakan butiran pensil atau warna akan menempel pada permukaan kertas dengan lebih kuat. Adapun jenis kertas yang digunakan untuk menggambar adalah kertas manila, kertas duplek, kertas linen. Pensil dibedakan menjadi 2 yaitu No Jenis Uraian Keterangan 1. Hard H Karakter keras, menghasilkan goresan tipis. HB – 1H – 2H – 3H – 4H – 5H Semakin banyak angka pada pensil H maka goresan semakin tipis. 2. Bold B Karakter lunak, menghasilkan goresan tebal HB – 1B – 2B – 3B – 4B – 5B – 6B – 7B – 8B – 9B Semakin banyak angka pada pensil B maka goresan semakin tebal Penghapus terbuat dari bahan karet yang halus dan lunak, yang berfungsi untuk menghapus/menghilangkan bagian yang tidak diperlukan Pensil yang diberi campuran pigmen yang menghasilkan warna Krayon merupakan perpaduan antara kapur dan lilin. Sifat lilin pada krayon mampu melekat pada kertas. Ketika akan mencampur warna pada krayon, agar ditunggu krayon kering betul. Krayon memiliki warna yang sangat cemerlang Media yang memiliki sifat tembus pandang/transparan diencerkan dengan air, apabila terjadi penumpukan warna maka warna yang tertindih tidak sepenuhnya hilang/tertutup E. Tahapan/Prosedur menggambar Dalam menghasilkan gambar dibutuhkan tahapan yang akan dilalui, yaitu 1. Siapkan alat dan bahan untuk menggambar 2. Tentukan objek gambar flora, fauna, atau alam benda 3. Tentukan teknik menggambar yang akan digunakan 4. Membuat gambar sederhana/sketsa dengan menerapkan unsur dan prinsip seni rupa 5. Memberikan goresan akhir untuk memunculkan kesan tiga dimensi 1. setiap jenis flora dan fauna memiliki nilai penting bagi pelestarian aumber daya alam hayati. apa pendapat kaliam mengenail pernyataan ini?2. jenis flora dan fauna tertentu yang dijadikan sebagai obyek kajian penelitian mengandung nilai budaya. jelaskan pernyataan bantuin. tanpa flora dan fauna sistem sda hayati tidak akan berjalan dengan disana terdapat nilai kerja sama dan saling ketergantungan hidup antara mahluk hidup yg satu dngn yg kalau kurang tepat

uraian hasil pengamatan jenis flora fauna alam benda